Director:
Jose Poernomo

Writer:
Riheam Junianti

Stars:
Shandy Aulia, Boy William, Sara Wijayanto




Sinopsis:
Film ini mengisahkan tentang pasangan bahagia yang akan menikah yaitu Julie (Shandy Aulia) dan Tristan (Boy William). Kebahagiaan mereka terhenti ketika mereka bertemu dengan peramal tarot (Sara Wijayanto) dan mengatakan bahwa masa depan mereka akan tragis. Akan ada seseorang dari masa lalu yang penuh dendam untuk membalaskan dendam dengan mengambil salah satu nyawa dari mereka. 




Review:
Oke... Jadi gini, saya nonton film ini sebenernya karena penasaran apakah bener ini film mirip dengan salah satu film horror Thailand kesukaan saya yang berjudul Alone. Ternyata benar, ada kemiripan, tidak semuanya sama memang. Tapi jika kalian sudah menonton Alone pasti sudah ketebak cerita keseluruhan dari film ini. Karena saya pencinta moment 'Jump Scare', Tarot berhasil menakuti saya dengan penampakan tiba-tiba, scoring yang menegangkan, dan atmosfir yang gelap dari awal hingga akhir film ini. 




Salah satu moment 'Jump Scare' dikamar juga terlihat sangat mirip dengan film pendek yang berjudul Light's Out. Sebenernya saya ingin menyukai Tarot, tapi ngga bisa hahaha. Dimanakah orang tua Julie? Ini saya yang terlewat apa memang tidak dijelaskan kemana orang tuanya? Hanya diceritakan kembaran Julie bunuh diri lalu Julie tinggal dirumah super besar itu sendirian? Saya inget banget pas Tristan dan Julie bertanya kepada satpam kemanakah peramal tarot yang biasa ada di taman dan jawaban pak satpam "Peramalnya udah pindah mas, katanya sih buka tarot online"..... Saya ngga ngerti banget apa maksudnya. Mau menambah atmosfer agar terkesan tiba-tiba peramalnya hilang tapi tidak. Maksudnya ingin menjadikan komedi? Mmm, gak lucu. 

Editan juga masih banyak yang kasar ya, seperti saat kebakaran dan kembaran Julie & Shofie di masa lalu. Masalah terbesarnya adalah durasi yang terlalu panjang. Alangkah lebih baik jika endingnya berhenti sampai saat OST Tarot yaitu Stranger In My Bed diputar (takut spoiler). Serius, akan lebih baik jika endingnya selesai sampai saat itu. 




Akting dari Shandy Aulia yang berperan sebagai kembar yang beda sifatpun pas, chemistry dengan Boy William juga saya suka. Boy William juga bisa mengeluarkan ketakutannya dengan cara yang tidak lebay. Tidak lupa juga Sara Wijayanto yang berperan sebagai Madam Herlina, walaupun ini adalah film pertamanya, tapi aktingnya bagus. 




Overall, terlepas dari kelemahannya, saya cukup puas dengan film Tarot. Orang Indonesia banyak loh yang suka moment Jump Scare seperti saya, dan Tarot tahu betul bagaimana menakuti penontonnya. Ditambah dengan alunan lagu Boy William yang berjudul Stranger In My Bed yang membuat atmosfir film ini lebih seram. Jangan lupa nonton di bioskop ya! 

Happy watching!

Rating;
6,5/10

Makasih yah sudah mampir, sampai jumpa di post selanjutnya!









Sutradara: 
Fajar Bustomi

Pemain: 
Deva Mahendra, Alexa Key, Kimberly Ryder

Penulis: 
Anglin Sagaran



Sinopsis:

Romeo+Rinjani berkisah tentang Romeo, fotografer yang tampan dan pintar memikat hati perempuan. Konflik terjadi disaat Raline, salah satu 'teman perempuan' Romeo datang dan meminta pertanggungjawaban Romeo karena sudah menghamilinya. Walau berat, Romeo setuju untuk menikahi Raline setelah pekerjaannya yang mengharuskan dia pergi ke Gunung Rinjani. Dalam perjalannya, Romeo bertemu dengan Sharon, wanita yang sifatnya sama seperti Romeo. Sharon menawarkan diri menjadi guide Romeo untuk pergi ke Gunung Rinjani karena Sharon sering pergi kesana. Apakah keputusan Romeo benar? Atau malah menjadi malapetaka? 



Review:

Saya sengaja tidak membaca sinopsis dan melihat trailer film ini sebelumnya. Gambaran saya setelah melihat posternya ya drama petualangan di Gunung Rinjani, seperti film 5 cm. Ternyata filmnya tidak seperti itu, ada komedi, drama, bahkan sedikit thriller di genrenya. Jadi maunya apa? Nanggung. Idenya sebenernya menarik, pria yang anti menikah karena trauma di masa lalunya. Saya tidak bilang film ini jelek, tapi tidak bisa dibilang bagus juga. 

Pemandangan apik Gunung Rinjani pun memanjakan mata saya walau hanya sebentar. Maafkan selera humor saya, tapi saya selalu ketawa setiap melihat kemunculan Fico dan Romeo kecil. Padahal Romeo kecil ngga ada dialog, tapi setiap saya melihat ekspresi ketakutan dan trauma karena masa lalunya bawaannya mau ketawa aja. Sam Brody walau hanya 'numpang lewat' tapi bikin saya ketawa. :))


Dari segi akting, Deva Mahendra yang berperan sebagai 'playboy' menurut saya kurang pas. Wajah dia seperti pria baik-baik. Alangkah lebih baik lagi jika karakter playboynya lebih diperdalam lagi. Untuk Kimberly Ryder dan Alexa Key berperan pas untuk porsinya. 


Overall, film ini bukan hanya tentang berpetualang ke Gunung Rinjani, walau tidak istimewa, film ini lumayan menghibur saya terlepas dari naskah-naskahnya yang kurang maksimal. Kalau tidak ada para komika, film ini bakal terasa hambar. 

Happy watching!

Rating:
5/10

Makasih yah sudah mampir, sampai jumpa di post selanjutnya!



Sutradara: 
Hanung Bramantyo

Pemeran:
Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, Tika Bravani, Natasha Rizki



Sinopsis:
Mengisahkan 4 sahabat yang mencoba membuka bisnis online secara rahasia dari sang suami. 3 dari 4 wanita ini sudah menikah dan memutuskan berhijab sesuai dengan karakter mereka. Bisnis online membuahkan hasil yang baik sampai ketika kebohongan yang mereka simpan menjadi ketahuan dan mengakibatkan berbagai konflik yang terjadi di antara mereka.



Review:
Hanung Bramantyo, saya selalu suka karyanya dari Catatan Akhir Sekolah, Perempuan Berkalung Sorban, Tanda Tanya dll. Banyak orang yang tidak menyukai Hanung karena menganggap filmnya mengandung kontroversi. Justru itu yang saya suka karena Hanung selalu mengambil tema yang memang ada di sekitar lingkungan kita. 

Walaupun judulnya Hijab, film ini tidak melulu tentang religi. Hanung menegaskan bahwa film ini akan menjadi sebuah film komedi yang menyegarkan, dan saya setuju. Saya suka joke di film ini, walaupun jokenya tidak untuk semua orang. Banyak orang yang tersinggung dengan film ini karena mengangkat isu tentang agama. 

Sinematografinya saya sangat suka, cerah, penuh dengan warna, pokoknya cantik, membuat film ini tambah fresh. Pemainnya pun berperan dengan baik. Film ini cocok ditonton oleh calon istri yang dilema antara menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir setelah menikah nanti. 



Overall, saya tidak menyesal nonton film ini di bioskop, karena memang filmnya menghibur sekali. Film tentang persahabatan yang dibalut dengan komedi dan isu yang memang sensitif ya memang enjoy sekali untuk ditonton. Good job, Hanung!


Happy watching!

Rating:
7,5/10


Makasih yah sudah mampir, sampai jumpa di post selanjutnya! ^^

Twitter: @niken_rose
Instagram: nikenrose
Youtube: Niken Rose




Director:
Joss Whedon

Writers:
Joss Whedon, Stan Lee

Stars:
Robert Downer Jr, Chris Evans, Mark Ruffalo, Scarlet Johansson, Jeremy Renner, James Spader




Sinopsis:
Bercerita tentang Tony Stark, yang menciptakan robot super yang diberi nama Ultron untuk membantu The Avengers dalam menjaga kedamaian dunia. Namun rencananya tidak berjalan mulus, Ultron dengan kecerdasan buatannya berniat untuk memusnahkan umat manusia. Kehadiran Ultron menjadi tantangan bagi The Avengers. Karena permasalahan ini, mengakibatkan anggota The Avengers menjadi tercerai berai.




Review:
Dalam sekuel Avengers ini kita diperkenalkan karakter baru yaitu si kembar Quicksilver dan Scarlet Witch, yang menurut saya porsinya kurang. Tadinya saya fans garis keras Quicksilver versi X-Men yang diperankan oleh Evan Peters, tapi setelah liat Quicksilver versi Avengers yang diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson ditambah dengan logatnya....langsung jatuh cinta :))

Saya lebih suka film ini daripada film pertamanya. Lebih gelap, lebih banyak karakter, lebih besar dari pendahulunya. Film pertamanya emang keren banget dengan pasukan Chitauri yang menyerang New York, tapi di film ini lebih banyak konflik. Ditambah lagi dengan penuhnya karakter di film ini, banyak yang bilang film ini 'sesak' karena too much karakter yang dimasukkan, tapi justru itu yang bikin saya seneng. Age of Ultron lebih mengeskplor karakter-karakternya. Seperti masa lalu Black Widow. 


Joke-nya juga ngena banget. Saya sama kakak saya pun ketawa-ketawa setelah mendengar jokesnya. Tapi ya selera joke orang beda-beda ya, ada juga yang bilang kalo jokesnya garing di film ini. Kedekatan The Avengers pun lebih terlihat disini, ditambah romansa antara Banner dan Natasha. Hawkeye juga mendapat porsi yang baik disini. 



Overall, Age of Ultron sangat menghibur, lebih baik dari film pertamanya. Konflik lebih kompleks tapi gampang dicerna. Buat orang-orang yang bilang too much action di film ini, hey, ini film superhero bukan? Dengan durasi 2,5 jam pun tidak terasa melelahkan dengan aksi yang disuguhkan. Jangan lupa di pertengahan credit tittle akan ada petunjuk penting untuk film berikutnya. 

Happy watching!

Rating:
8,5/10

Makasih yah sudah mampir. Sampai jumpa di post selanjutnya! ^^


Twitter: @niken_rose
Instagram: nikenrose
Youtube: Niken Rose


Halo, ketemu lagi sama Niken. Kali ini gw mau share pengalaman gw saat menghadiri dance music festival yang diadakan di Jakarta tahun lalu, yaitu Djakarta Warehouse Project 2014 atau DWP14. Sedih dan kesel banget ngga bisa nonton DWP13. Pas denger DWP14 diadain 2 hari dengan line up DJ yang lebih banyak, gw langsung beli tiketnya. Gw kebagian presale 2 kalau ngga salah (lupa) dengan harga 900k, gw belinya di Pizza E Birra Central Park. DWP14 diadakan di Jiexpo Kemayoran.




Line up:
Oke... gw ngga inget semuanya ya. Ada Showtek, Martin Garrix, Bondax, Nervo, New World Punx, Nicki Romero, Peeking Duk, Rasmus Faber, Steve Angello, Matthew Koma, Winky Wiryawan, Midnigt Quickie and...Steve Aoki. 

Jadi.... seharusnya ada Kaskade, tapi ada announce dari Ismaya yang bilang kalau Kaskade ngga bisa show di Indonesia, and guess what siapa yang gantiin? DJ Yasmin. Wajar sih banyak yang marah. Tapi masih banyak dj keren lainnya yang ngobatin kekecewaan gw karna Kaskade ngga bisa dateng. 



Karena line up yang banyak dan tempat yang ngga memadai, ada 3 panggung buat DWP14 ini. Asli, gw ngga suka sama konsep 3 panggung ini. Kenapa? Karena dj dj yang mau gw liat shownya itu bentrok. Yang satu main di panggung A, yang satu main di panggung B, di waktu yang sama. 



Show dimulai dari sore sampai pagi hari. Gw datengnya selalu malem, ketika dj yang mau gw liat perform. Overall dari beberapa dj yang gw tonton gw suka banget sama perform Showtek, Above and Beyond, Steve Aoki and Skrillex. Angger Dimas sempet naik stage juga ketika Steve Aoki perform. 





Dokumentasi fotonya ngga banyak, beberapa gw videoin. Liat di link dibawah ini ya:



Semoga gw bisa nonton DWP15! 

Terimakasih sudah mampir. Sampai ketemu di post selanjutnya! ^0^



Halo, ketemu lagi sama Niken. Review kali ini adalah shower gel yang aku beli di Watsons, yaitu Superfruits Juicy Shower Gel with Mangosteen & Goji. Aku emang suka ganti-ganti sabun mandi, suka nyobain wewangian yang beda-beda.

Detail produk:
The Watsons Superfruits collection distills the superior cleansing and restorative powers of nature's most exotic ingredients to bring you a uniquely healthy and luxurious body care experience.
Watsons Superfruits Juicy Shower Gel with Mangosteen & Goji perfectly blends the powerful revitalising benefits of natural Superfruits extracts with delicious orchard-fresh fragrances for simply sensational all-over results.
This shower gel is enriched with Polyphenol, an antioxidant that helps comvat free radicals that cause premature signs of aging, and is formulated with Vitamin E to help nourish and retain your skin's natural moisture for a healthy and appealing look.




Aku beli produk ini karena packagingnya berbentuk pump dan lucu banget. Shower gel ini mempunyai kandungan Mangosteen dan Goji. Setelah aku search di google, kandungan Mangosteen ini mengandung anti-oksidan yang mampu memperlambat proses penuaan. Sedangkan untuk Berry Goji mempunyai kegunaan yang sama dengan Mangosteen yaitu mencegah penuaan dini dan Berry Goji ini mempunyai vitamin E. 

Untuk sabun, aku pencinta busa dan wewangian. Produk ini busanya setelah aku pump sebanyak 4 kali tidak begitu banyak. Mungkin karena ini shower gel ya, jadi tidak banyak busanya. Untuk wanginya, sebenernya enak, perpaduan antara manggis dan berry, tapi sayang wanginya tidak kuat dan tidak awet di kulit. Setelah mandi menggunakan produk ini, kulit jadi terasa halus. Setelah dikeringkan dengan handuk, wanginya sudah samar-samar, padahal aku suka banget sama produk sabun yang wanginya nempel awet di kulitku :(

Selera orang beda-beda yah, mungkin orang lain cocok dan suka sama produknya. Ini opini aku saja. Selamat mencoba ya. 



Harga: Rp. 34.900 (after discount ya, harga aslinya sekitar Rp. 60.000 an)
Beli di: Watsons

Love:
- Packagingnya super cute
- Kandungannya baik untuk kulit
- Bikin kulit lembut
- Isinya banyak 

Hate:
- Harganya mahal kalau ngga diskon
- Wanginya tidak kuat dan tidak awet
- Busanya tidak banyak

Repurchase: No, wangi tidak awet. Mau nyoba produk lain saja.
Rating: 6/10

Terimakasih sudah mampir, sampai ketemu di post selanjutnya! ^0^






Halo, review kali ini adalah BB cream yang lagi hits banget karena harga yang terjangkau dan kualitas jempolan. Yap, BB cream dari Pixy. Saat ini aku sedang magang demi keperluan skripsi.. Pulang pergi selalu menggunakan motor. Jadi aku butuh BB cream yang tetap membuat wajahku fresh sepanjang hari. ^^


Detail produk:
PIXY Bright Fix BB Cream diformulasikan dengan Smart-Lock Powder yang mempertahankan makeup tetap tampak cerah dan tidak kusam hingga 12 jam. Teksturnya yang ringan menutup noda di wajah tanpa terkesan tebal. Dapat digunakan dengan atau tanda bedak. 
Dilengkapi dengan:
- SPF 30 & PA+++, perlindungan optimal terhadap sinar UVB dan UVA.
- Natural Wahitening Extract & Derivat Vitamin C, sebagai whitening agent
- Teruji secara klinis tidak memicu timbulnya komedo


Untuk pemakaian sehari-hari, aku lebih suka memakai makeup yang ringan ketimbang yang berat. Aku lebih memilih memakai BB cream daripada foundation. Sebenernya udah setahun ini aku berhenti memakai BB Cream, aku menggantinya dengan BB stick. Kenapa? Karena lebih praktis dan tipe mukaku oily banget, jadi lebih cocok memakai BB stick. Tapi makin lama aku ngerasa pemakaian BB stick tidak terlalu membuat wajahku jadi cerah. Mungkin dari pemakaiannya juga ya, aku tidak terlalu banyak mengoles BB stick ke wajahku. Lalu aku mulai menggunakan BB cream lagi. 




Aku tertarik dengan BB cream dari Pixy ini karena melihat review-review beauty blogger yang bilang kalau produk ini murah dan kualitasnya bagus. Ternyata benar... BB cream ini membuat wajahku tetap fresh. Jam kerja di tempat magangku adalah 9 jam. Kadang aku masuk pagi pulang sore atau masuk sore pulang malam. Aku sudah khawatir bahwa mukaku akan kusam. Tapi ternyata tidak, BB cream Pixy ini menempel di wajahku sepanjang hari. 

Dari kemasan Pixy BB Cream ini girly banget, di dominasi oleh warna pink dan putih. Berbentuk tube, jadi praktis dan tidak beleber. Untuk warna, aku konsultasi dulu ke mbak yang menjaga konter Pixy ini, dia bilang kalau wajahku cocoknya memakai shade Ochre. Aku suka banget keramahan mbak Pixy ini, dia juga tau jelas produk knowledgenya. Aku sering liat mbak-mbak di konter makeup di Matahari yang kurang tau produk knowledgenya, cuma asik dandan sana dandan sini, kalo ditanya bingung sendiri jawabnya. Jadi aku memutuskan untuk beli shade Ochre dan memang cocok untuk warna kulitku. 



Setelah dipakai beberapa jam memang mukaku sedikit berminyak apalagi di area T-zone, tapi ya memang basicnya mukaku oily banget. Untuk wangi, ketika memakai di wajah tercium bau seperti bunga, soft gitu. Tapi aku tidak masalah, karena aku suka produk makeup dengan wewanginan.



Harga: Rp. 22.500 (after discount ya, harga aslinya sekitar Rp. 30.000)
Beli di: Matahari Citraland Mall


Love:
- Bikin wajah cerah dan fresh
- Kemasannya lucu
- Harganya murah
- Mudah di blend di wajah
- Ada SPF nya agar terlindung dari sinar matahari

Hate:
- Ketika selesai dibaurkan ke wajah agak sedikit lengket, tapi itu hanya sebentar, selanjutnya tidak lengket


Repurchase: Big yes!
Rating: 9/10

Terimakasih sudah mampir, sampai ketemu di post selanjutnya! ^0^

Powered by Blogger.